Kebijakan 5 Hari Sekolah Dalam Sepekan Akhirnya Diterapkan Di Tanah Bumbu


Kabarkan.co.id, Batulicin - Kebijakan tentang penerapan waktu pendidikan sekolah yang diselenggarakan selama 5 (lima) hari dalam sepekan akhirnya diterapkan juga di Kabupaten Tanah Bumbu. Kebijakan tersebut mulai berlaku pada semester ganjil tahun ajaran 2016/2017. Penerapan kegiatan pendidikan sekolah selama 5 (hari) dalam sepekan ini berlaku untuk semua tingkatan sekolah negeri di seluruh Kabupaten Tanah Bumbu, mulai dari Sekolah Dasar Negeri (SD), SMPN, hingga SMAN, dan SMKN.


Ilustrasi

Pemberi kebijakan sekolah selama 5 (lima) hari tersebut ditetapkan langsung oleh Bupati Kabupaten Tanah Bumbu Mardani H. Maming melalui Surat Edaran Bupati yang ditertibkan tanggal 13 Juli 2016. Adapun acuan dari kebijakan surat edaran tersebut berdasarkan pada Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Tentang Kalender Pendidikan Dan Jumlah Jam Belajar Efektif Di Sekolah yang tertuang pada Bab IV Pasal 8. Pasal 8 tersebut berbunyi "Sekolah dapat menyelenggarakan kegiatan pendidikan 5 (lima) atau 6 (enam) hari belajar  perminggu yang setara dengan 200 hari sampai dengan 245 hari belajar efektif per tahun sepanjang tidak mengurangi jumlah jam belajar efektif yang telah ditetapkan".

Sedangkan untuk sekolah-sekolah swasta yang ada di seluruh Kabupaten Tanah Bumbu, apakah mengikuti kebijakan tersebut atau tidak itu tergantung dari keputusan Yayasan masing-masing sekolah. Walaupun demikian kebijakan 5 (lima) hari sekolah dalam sepekan sudah lebih dulu diterapkan pada sekolah-sekolah swasta di kawasan Banua dan jumlahnya pun sudah banyak khususnya pada sekolah-sekolah berbasis agama Islam. Hal yang sama juga sudah diterapkan pada sejumlah sekolah-sekolah negeri maupun swasta di kota-kota yang ada di pulau Jawa seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan kota-kota lainnya.

Akibat kebijakan tersebut waktu kegiatan belajarpun ikut berubah dimana kegiatan belajar mengajar akan dilaksanakan mulai pukul 07.30 wita hingga pukul 15.15 wita pada hari Senin hingga Kamis, dan pukul 07.30 wita hingga pukul 14.15 wita khusus hari Jumat.  

Sebagai informasi kebijakan kegiatan pendidikan dan waktu belajar selama 5 (lima) hari dalam sepekan yang diterapkan Bupati Tanah Bumbu untuk seluruh sekolah-sekolah negeri di kawasan Kabupaten Tanah Bumbu merupakan satu-satunya Kabupaten di kawasan Banua yang menerapkan kebijakan tersebut untuk sekolah negeri. 

Diharapkan dengan kebijakan program sekolah 5 (lima) hari tersebut proses kegiatan belajar mengajar disekolah dapat lebih efektif karena interaksi guru dengan siswa akan lebih banyak sehingga sasaran dalam pembelajaran dapat tercapai dengan maksimal. Selain itu dengan penerapan kebijakan program sekolah 5 (lima) hari ini nantinya orangtua juga memiliki banyak waktu untuk anak-anaknya ketika berada di rumah. 

Hanya saja penerapan kebijakan 5 (lima) hari sekolah ini diharapkan tidak menghilangkan 4 (empat) hak dasar seorang anak yakni hak hidup lebih layak misalnya kasih sayang dari orangtua ataupun dari guru, hak tumbuh dan berkembang misalnya hak atas pendidikan yang layak dan istirahat yang cukup, belajar dan bermain, hak perlindungan dari orangtua maupun dari guru dan hak partisipasi anak baik diluar maupun dalam sekolah. 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kebijakan 5 Hari Sekolah Dalam Sepekan Akhirnya Diterapkan Di Tanah Bumbu "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel