Bahaya Obat Zenith Jika Disalahgunakan

Kabarkan.co.id, Batulicin - Akhir-akhir ini sudah banyak terdengar kabar tentang penyalahgunaan obat-obat terlarang baik itu melalui media massa cetak maupun online atau pun yang kita lihat secara langsung di lingkungan sekitar kita. 

Ironisnya para pelaku penyalahgunaan obat-obatan terlarang tersebut kini tidak lagi menyasar orang-orang dewasa sebagai targetnya namun sudah merambah ke anak-anak remaja baik remaja pria maupun remaja wanita. 

Anak - anak remaja tersebut memang paling rentan dan mudah terpengaruh untuk menjadi pelaku penyalahgunaan obat-obat terlarang baik secara langsung maupun tidak langsung. 

Anak-anak usia remaja tersebut umumnya masih dalam tahap pencarian jati diri dan cenderung lebih labil jiwanya. 

Pembentukkan karakter anak-anak remaja tersebut berawal dari pergaulan di usia remajanya. Pada prinsipnya jika si anak bergaul pada tempat yang "benar" maka si anak bisa menjadi orang yang "benar", begitu pula sebaliknya jika si anak bergaul pada tempat yang "salah" maka si anak akan menjadi "salah". 

Justru perilaku yang "salah" tersebut kini jumlahnya semakin meningkat. 

Hal tersebut tentu sangat memprihatinkan bagi kita semua dimana generasi muda bangsa ini harus rusak oleh karena penyalahangunaan obat-obat terlarang.

Segala usaha sudah dilakukan oleh berbagai pihak untuk mengurangi maraknya penyalahgunaan obat terlarang tersebut, seperti kampanye anti narkotika yang semakin sering dilakukan di berbagai tempat, edukasi kepada masyarakat tentang bahaya obat-obat keras, bahkan sampai melakukan penangkapan terhadap sejumlah pengedar maupun pengguna obat-obatan terlarang, serta pemberian sanksi tegas berupa hukuman mati bagi pengedar obat-obatan terlarang tersebut khususnya untuk jenis narkotika. 

Seolah tak patah arang, semakin keras di berantas para pelaku semakin pintar. Para pelaku pengguna dan pengedar obat-obat terlarang terus mencari alternatif lain untuk "ngefly" yakni dengan cara mencari alternatif obat-obatan yang dapat memberikan efek memabukkan tersebut.

Salah satu jenis obat-obatan yang kini banyak disalahgunakan tersebut adalah obat jenis Zenith

Obat zenith saat ini sedang trend dikalangan para pecandu obat-obatan terlarang baik itu pemula maupun pencandu "senior" karena obat zenith ini "diklaim" sebagai alternatif pengganti ekstasi dan sabu-sabu. Obat zenith terbukti dapat memberikan efek memabukkan (ngefly) jika dikonsumsi secara berlebihan.

Bahaya Zenith

Dikalangan dunia farmasi dan medis, Zenith atau dalam bahasa farmasi di sebut juga sebagai carnophen merupakan obat yang mengandung Karisoprodol yakni kandungan pengendur otot (relaksan otot) yang biasa digunakan untuk mengendurkan otot khususnya untuk meredakan sakit nyeri otot yang akut. 

Tentu saja jika penggunaan obat zenith tersebut dikonsumsi dalam dosis yang tepat dan sesuai petunjuk melalui resep dokter. 

Itulah mengapa obat zenith ini disebut juga sebagai obat tulang atau obat "penambah stamina" oleh kalangan pengguna zenith.

Sebenarnya kandungan pengendur otot (relaksan otot) yang digunakan untuk mengendurkan otot tadi bersifat sementara bahkan biasanya efeknya berlangsung cepat, selanjutnya relaksan otot tadi akan diproses melalui proses metabolisme dalam tubuh, dimana hasil akhir dari proses metabolisme ini akan berubah menjadi metabolit berupa senyawa meprobamat. 

Meprobamat ini bersifat sedatif yakni dapat menciptakan ketenangan seseorang karena dapat menenangkan sistem saraf. 

Meprobamat juga dapat mengurangi rasa sakit dan dapat mengurangi gejala kecemasan seseorang dimana senyawa meprobamat ini bekerja pada pusat-pusat tertentu di otak. 

Karena sifat penyembuhannya hanya sementara, seseorang cenderung akan meminumnya kembali jika reaksinya sudah habis, sehingga hal tersebut dapat membuat seseorang menjadi ketergantungan atau kecanduan terhadap penggunaan obat zenith ini. 

Ketergantungan atau kecanduan tersebut biasanya akan terjadi jika penggunaan zenith berlangsung secara terus menerus selama beberapa bulan atau jangka panjang pasca penggunaan pertama kalinya. 

Seorang pecandu zenith akan merasa gelisah, stress, pikiran kacau, dan tidak tenang jika tidak mengkonsumsi obat zenith ini dalam beberapa waktu.

Itu sebabnya mengapa penggunaan obat zenith untuk pengobatan harus selalu melalui resep dokter. 

Jika obat zenith tersebut dikonsumsi secara berlebihan dalam jumlah tertentu dapat menyebabkan seseorang menjadi mabuk, ngefly atau merasa melayang, bahkan dapat menyebabkan seseorang menjadi tidak sadar, dan tampak bengong. 

Selain itu jika obat zenith dikonsumsi secara berlebihan dapat menimbulkan halusinasi perasaan senang (happy) yang berlebihan bagi yang menggunakannya sebagaimana biasa kita jumpai bagi mereka yang menggunakan sabu-sabu atau narkotika. 

Berikut ini efek-efek yang ditimbulkan jika mengkonsumsi zenith dalam dosis yang berlebihan :

1. Menimbulkan perasaan gembira yang berlebihan / euforia berlebihan, 
2. Merasa kerja lebih nyaman dan tidak terasa berat dalam bekerja karena meningkatnya rasa percaya diri padahal sebenar itu hanya sugesti yang ditimbulkan, 
3. Lebih agresif tapi cenderung mengabaikan keselamatan diri sendiri ataupun orang lain, 
4. Nampak bingung bahkan cenderung tidak nyambung jika di tanya sesuatu, 
5. Emosi menjadi labil dan mudah tersinggung, 
6. Merasa memiliki penampilan diri yang lebih baik, 
7. Lebih banyak bicara dan cenderung ngelantur dalam bicara, 
8. Ketawa-ketawa dan teriak-teriak tidak jelas, 
9. Khawatir dan takut yang berlebihan, 
10. Sistem pernafasan bertambah cepat disertai naiknya tekanan darah, 
11. Denyut jantung berdetak kencang tidak menentu, 
12. Merasa melayang, berhalusinasi bahkan dapat menyebabkan kesadaran menjadi hilang, 
13. Merasa pusing, mual dan muntah. 

Adapun reaksi obat zenith bersifat sementara dan cenderung singkat sehingga untuk mendeteksi apakah seseorang telah menggunakan obat tersebut dapat dideteksi melalui pengetesan pada urinenya. Hanya saja pengetesan urine tersebut akan efektif jika dilakukan beberapa saat setelah penggunaan zenith.


Karisoprodol saat ini digolongkan sebagai obat keras di Indonesia, hal tersebut sudah di atur berdasarkan peraturan yang dikeluarkan pemerintah melalui Keputusan Menteri Kesehatan No. 6171/A/SK/73 tanggal 27 Juni 1973 tentang tambahan obat keras No.1 dan No.2. 

Itu sebabnya segala jenis obat yang mengandung Karisoprodol seperti obat zenith dan lain sebagainya tidak di jual bebas ke pasaran dan pembeliannya harus melalui resep dokter. 

Dari sisi ekonomi obat zenith jauh lebih murah harganya dan mudah diperoleh jika dibandingkan dengan sabu-sabu atau pun ekstasi dan sejenisnya yang memiliki harga jual yang tinggi. Selain itu sulit untuk mendapatkannya karena bisa tersandung masalah hukum yang berat jika tertangkap. 

Itu sebabnya banyak pengguna penyalahgunaan obat zenith ini yang berasal dari kalangan masyarakat kelas bawah mulai dari pemuda pengangguran, buruh-buruh berusia dibawah 20 - 30 tahun, dan lain sebagainya bahkan kalangan pelajar pun ikut-ikutan menjadi pecandu zenith.

Padahal obat keras seperti zenith ini dulunya di produksi dan digunakan hanya untuk keperluan penyembuhan atas penyakit yang diderita seseorang dan bukan untuk dikonsumsi sembarangan tanpa mengikuti aturan dosis atau dikonsumsi tanpa menderita indikasi sakit apapun. 

Kini pabrik pembuat obat zenith sudah di tutup pemerintah sebagai respon pemerintah atas meluasnya penyalahgunaan obat zenith. Walaupun pabriknya sudah tutup nyatanya peredaran obat jenis ini masih tetap ada hingga sekarang.

Penggunaan obat keras secara berlebihan seperti zenith ini jelas saja akan membahayakan tubuh jika di konsumsi untuk waktu jangka panjang karena dapat mengakibatkan rusaknya sejumlah organ tubuh khususnya organ ginjal. 

Ginjal mempunyai fungsi yang sangat banyak dalam mengatur metabolisme tubuh manusia, salah satunya ginjal berfungsi untuk membersihkan darah dari racun serta sisa-sisa zat yang tidak diperlukan lagi oleh tubuh di mana sisa-sisa zar tersebut akan dibuang melalui proses pembuangan pada air seni atau urine. 

Bisa kita bayangkan bagaimana jika ginjal tersebut tidak berfungsi dengan baik alias rusak, maka racun - racun yang seharusnya dibersihkan dan di filter oleh ginjal justru akan menyebar ke seluruh tubuh dan dapat merusak sistem organ tubuh lainnya, bahkan berisiko menyebabkan kanker atau tumor yang berujung kematian. 

Ginjal yang tidak berfungsi dengan baik tersebut biasanya disebut penyakit gagal ginjal. Jenis gagal ginjal ini ada yang dapat disembuhkan adapula yang tidak dapat disembuhkan. 

Sebenarnya beberapa pelaku penyalahgunaan obat keras seperti obat zenith, memahami dan sadar betul efek yang akan ditimbulkan jika mengkonsumsi obat zenith secara berlebih, hanya saja hal tersebut seolah diabaikan begitu saja dan tidak penting akibat "kenikmatan" yang ditimbulkan. 

Alangkah konyolnya jika ada seseorang divonis menderita gagal ginjal hanya dikarenakan efek dari penyalahgunaan atau kecanduan obat zenith. 

Selain gagal ginjal, bahaya lain yang berakibat fatal bagi organ tubuh jika mengkonsumsi zenith secara berlebihan antara lain adalah sebagai berikut :

1. Terjadinya gangguan endokrin
2. Merusak sistem dan syaraf otak. 
Indikasi awal kerusakan pada sistem dan syaraf otak tersebut yaitu biasanya pecandu zenith ini sering tidak sadarkan diri atau tertidur, tampak bingung atau bengong dan tidak nyambung jika ditanyai sesuatu, bahkan sering mengeluh sakit kepala yang berkepanjangan.
3. Dapat menyebabkan terjadinya gangguan kejiwaan dan stress yang berkepanjangan. 
Indikasi awalnya yaitu sering berhalusinasi, merasa gembira yang berlebihan, berbicara ngelantur atau ngaco, dan sering berfantasi sendiri.
4. Dapat menyebabkan terjadinya disfungsi seksual dan gangguan hormon reproduksi yang berujung pada kemandulan.
5. Dapat menyebabkan kegagalan fungsi hati. 
Indikasi awalnya sering muntah-muntah dan perasaan mual
6. Dapat menyebabkan rusaknya sistem kerja jantung karena jantung berdetak tidak beraturan. 

Lemahnya aturan hukum yang berlaku di Indonesia khususnya yang mengatur penyalahgunaan obat terlarang seperti jenis zenith, sampai saat ini belum ada aturan yang jelas termasuk payung hukum berupa undang-undangnya sehingga hal ini menjadi benturan bagi pihak kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam menertibkan peredaran obat zenith secara ilegal, termasuk aturan pemberian sanksi terhadap para pelaku penyalahgunaan obat zenith. 

Biasanya para pelaku yang sudah ditangkap hanya di beri sanksi ringan berupa pembinaan dan pengarahan setelah itu baru kemudian dilepas kembali sehingga tidak memberikan efek jera bagi pelaku penyalahgunaan obat zenith.

Hal inilah menyebabkan penyalahgunaan pil zenith ini masih ada dan terus terjadi bahkan jumlahnya sudah sangat mengkhawatirkan. 

Untuk itu diperlukan peran serta masyarakat serta kesadaran untuk menjaga diri sendiri maupun orang-orang terkasih dari penyalahgunaan obat Zenith atau pun sejenisnya. Langkah awalnya dapat dilakukan pembinaan dari orangtua yang memiliki anak-anak remaja. 

Pengawasan dan perhatian dari orangtua untuk menjaga anak-anaknya amat diperlukan. 

Orangtua dapat memberikan arahan maupun pembinaan tersebut berupa edukasi tentang fungsi dan bahaya obat zenith, dextro, maupun jenis obat narkotika lainnya yang timbul jika obat-obatan tersebut dikonsumsi tidak pada tempatnya agar mereka tidak mudah terjerumus kedalam penyalahgunaan obat-obat terlarang.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Bahaya Obat Zenith Jika Disalahgunakan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel