Kalimantan Tenggara Akan Seperti Apa Jika Nanti Terwujud

Kabarkan.co.id, Batulicin - Semangat untuk mendirikan daerah otonomi baru baik itu mulai dari tingkat terendah seperti Kelurahan dan Kecamatan, tingkat menengah seperti pembentukan Kabupaten maupun Kotamadya baru, hingga tingkat paling tinggi seperti pembentukan Provinsi baru sampai saat ini masih terus dilakukan oleh sebagian masyarakat maupun elit politik daerah di negeri ini. 

Pembentukan Daerah Otonomi Baru tersebut tentunya harus bisa memenuhi beberapa aspek persyaratan yang ketat agar tujuan Pembentukan Daerah Otonomi Baru tepat sasaran dan berujung pada peningkatkan kesejahteraan masyaratnya. 

Berbagai macam alasan muncul kepermukaan mengenai keinginan untuk membentuk daerah otonomi baru tersebut. Mulai dari ketimpangan pembangunan yang sangat tertinggal jika dibandingkan dengan daerah lain disekitar wilayah tersebut, masalah ekonomi dan sosial yang tidak pernah mendapatkan perhatian dari pemerintahan induk, peningkatan kesejahteraan, hingga alasan jauhnya jarak tempuh yang harus dilalui masyarakat jika ingin berurusan dengan pemerintahan induk seperti ke Ibu Kota Provinsi maupun Ibu Kota Kabupaten serta masih banyak lagi alasan lainnya.

Sebagaimana diketahui Pemerintah Pusat telah mendukung dan mensyahkan sebagian wilayah Kalimantan Timur untuk dipisah dan "memerdekakan diri" membentuk provinsi baru yaitu Kalimantan Utara yang disahkan pada 22 Oktober 2012. 

Hal yang sama mungkin akan terjadi dengan Kalimantan Selatan dimasa akan datang, dimana beberapa daerahnya meminta untuk "memerdekakan diri" membentuk provinsi baru. 

Seperti yang pernah digaungkan beberapa tahun lalu, sebagian tokoh masyakarat dan beberapa tokoh elit politik di daerah pesisir Kalimantan Selatan dan pesisir Kalimantan Timur serta di dukung oleh masyarakat setempat mewacanakan membentuk provinsi baru dengan nama Kalimantan Tenggara. Hingga kini kabar terakhir mengenai wacana pembentukan Kalimantan Tenggara belum terdengar lagi sampai tahun 2016 ini. 
Kalimantan Tenggara
Kalimantan Tenggara
Terlepas dari berbagai alasan dibalik keinginan membentuk Kalimantan Tenggara serta kapan pembentukan daerah otonomi baru tersebut baru dapat terealisasi, kami mencoba menganalisa akan seperti apa Provinsi Kalimantan Tenggara tersebut dan daerah mana saja yang akan bergabung dengan Provinsi Kalimantan Tenggara. Kami akan menganalisasinya dalam beberapa bagian.

1. Kota Batulicin


Batulicin
Sudut Kota Batulicin
Batulicin saat ini merupakan Ibukota Kabupaten Tanah Bumbu. Jika nantinya Kalimantan Tenggara jadi terbentuk, Batulicin berubah menjadi Kotamadya Batulicin. Untuk menentukan dimana nantinya Ibukota Provinsi Kalimantan Tenggara tersebut akan terjadi perdebatan yang alot dimana nantinya Batulicin akan bersaing dengan Kotabaru yang merupakan Ibukota Kabupaten Kotabaru. 

Dilihat aspek geografis, Batulicin mempunyai beberapa keunggulan jika di bandingkan dengan Kotabaru dimana Batulicin terletak di daratan Kalimantan sedangkan Kotabaru sendiri terletak di wilayah Pulau Laut, sehingga jika ingin menempuh perjalanan ke Kotabaru tetap harus melewati laut menyeberang ke sana. Hal ini cukup menyulitkan bagi sebagian masyarakat.

Untuk mendukung menjadikan Batulicin sebagai Ibukota Provinsi Kalimantan Tenggara, di Batulicin sendiri terdapat beberapa infrastruktur pendukung lainnya seperti pelabuhan penumpang maupun pelabuhan bongkar muat yang melayani antar provinsi. Terdapat beberapa perbankan tingkat nasional, hingga bandara (bandara bersujud). Hanya saja untuk bandara yang ada di Batulicin statusnya saat ini masih belum jelas, apakah milik daerah, milik swasta, ataukah milik pemerintah pusat (Dishub). 

Selain itu di Kota Batulicin juga rencananya akan di bangun sebuah jalan tol yang menghubungkan Batulicin dengan Banjarbaru, sehingga perjalanan ke Banjarbaru maupun Banjarmasin akan lebih cepat dari biasanya. Akan di bangun juga sebuah jembatan terpanjang di Indonesia yang menghubungi wilayah Batulicin dengan wilayah Pulau Laut Kabupaten Kotabaru yang saat ini sudah dalam tahap pengerasan jalan.

2. Kota Kotabaru
Siring Laut Kotabaru
Siring Laut Kotabaru
Jika nanti Kotabaru masuk ke wilayah Provinsi Kalimantan Tenggara, diperkirakan Kotabaru akan berubah menjadi Kotamadya Kotabaru, sehingga nantinya di Kalimantan Tenggara akan terdiri dari dua Kotamadya yaitu Kotamadya Batulicin dan Kotamadya Kotabaru.

3. Pagatan Sebagai Ibukota Kabupaten Tanah Bumbu Yang Baru
Pantai Pagatan
Pantai Pagatan
Pagatan yang saat ini merupakan Ibukota Kecamatan Kusan Hilir akan berubah menjadi Ibukota Kabupaten Tanah Bumbu yang baru menggantikan Batulicin. Selain itu akan muncul beberapa kecamatan baru yang merupakan hasil pemekaran dari beberapa kecamatan yang lama di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu tersebut.

4. Kabupaten Pulau Laut
Untuk mendukung Pemerintahan Provinsi Kalimantan Tenggara, nantinya selain dengan terbentuknya Kotamadya Kotabaru, Kabupaten Kotabaru sendiri hanya akan terdiri seluruh Kecamatan yang ada Pulau Laut, Pulau Sebuku, serta Pulau Sembilan. 

Pulau Laut
Peta Pulau Laut
Kabupaten Kotabaru pun akan berubah nama menjadi Kabupaten Pulau Laut. Adapun Ibukota dari Kabupaten Pulau Laut ini yaitu Stagen.  

5. Kabupaten Satui

Desa Satui yang saat ini masuk wilayah Kabupaten Tanah Bumbu akan dimekarkan menjadi kabupaten sendiri bernama Kabupaten Satui dengan Ibukotanya Sungai Danau. Di wilayah tersebut akan lahir sejumlah kecamatan baru untuk mendukung pemerintahan Kabupaten Satui.

6. Kabupaten Kelumpang

Kabupaten Kelumpang akan terdiri dari seluruh wilayah Kecamatan Kelumpang yaitu Kelumpang Hulu, Kelumpang Hilir, Kelumpang Barat, Kelumpang Tengah, Kelumpang Utara, Kelumpang Selatan, Hingga Kecamatan Hampang yang saat ini masuk ke dalam administrasi Kabupaten Kotabaru. Serongga akan ditetapkan sebagai Ibukota Kabupaten Kelumpang tersebut.

7. Kabupaten Pamukan

Kabupaten Pamukan akan terdiri dari seluruh Kecamatan Pamukan, yakni Pamukan Utara, Pamukan Selatan, Pamukan Barat, Kecamatan Sungai Durian, hingga Kecamatan Sampanahan. Ibukota Pamukan tersebut adalah Pamukan.

8. Kabupaten Tanah Grogot


Kota Grogot
Kota Grogot
Kabupaten Tanah Grogot atau yang lebih dikenal dengan Grogot yang saat ini merupakan Ibukota Kabupaten Tanah Grogot dan masuk ke dalam wilayah administratif Provinsi Kalimantan Timur akan bergabung dengan Kalimantan Tenggara. Banyak faktor mengapa nanti Kabupaten Paser bergabung ke wilayah Kalimantan Tenggara, selain karena faktor sejarah dimana dahulu wilayah Kabupaten Paser ini merupakan pecahan dari Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan sebelum masuk ke wilayah Kalimantan Timur, yakni jauhnya jarak yang harus ditempuh masyarakat Tana Paser / Tanah Grogot untuk mencapai Kota Samarinda Ibukota Provinsi Kalimantan Timur.

9. Kabupaten Penajam Paser Utara


Sudut Kota Penajam. Foto
Sudut Kota Penajam. Foto
Selain Kabupaten Tana Paser, Kabupaten Penajam Paser Utara saat ini berada dalam wilayah Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Penajam Paser Utara ini merupakan pecahan dari induk dari Kabupaten Tana Paser yang juga menurut sejarahnya dahulu masuk ke dalam wilayah Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, sebelum dilakukan pemekaran daerah waktu itu. Sehingga salah satu faktor tersebut dari sekian banyak faktor, Kabupaten Penajam Paser Utara mengikuti saudaranya Kabupaten Tana Paser untuk bergabung ke dalam wilayah Kalimantan Tenggara.

Adapun Ibukota Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut tetap seperti saat ini yaitu Penajam.

Demikian analisa yang bisa penulis uraikan perihal Kalimantan Tenggara akan seperti apa jika nanti terwujud. Kedepannya penulis akan menganalisa model transportasi apa saja yang ada jika nanti Kalimantan Tenggara jadi terwujub.



Baca juga
Sisi Lain Batulicin (Bagian 1)
Sisi Lain Batulicin (Bagian 2)
Apa Kabar Kota Batulicin
Ayo Ke Gua Liang Bangkai

0 Response to "Kalimantan Tenggara Akan Seperti Apa Jika Nanti Terwujud"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel